BNNP Sumatera Utara Kunjungi Desa Bukian

Desa Bukian, Kecamatan Payangan sebagai salah satu Desa Bersih Narkoba yang telah dicanangkan di Kabupaten Gianyar mendapat kunjungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara. Kunjungan yang dilaksanakan di Kantor Desa Bukian, Rabu (6/11) lalu, diterima Bupati Gianyar yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra I Wayan Suardana, S.Sos., M.AP., Kepala Desa Bukian I Made Junarta dan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar AKBP Sang Gede Sukawiyasa, S.IP., M.M.

Kunjungan ini merupakan rangkaian kunjungan dari berbagai daerah yang sebelumnya juga dilaksanakan oleh BNNP Kalimantan Barat, BNNP Kalimantan Selatan , BNNK Sukabumi, BNNP Jawa Barat, BNNP NTB, serta BNNP Papua ke Bali dalam rangka melaksanakan studi banding meninjau berbagai program, khususnya program Desa Bersih Narkoba. Rombongan BNNP Sumatera Utara dalam kunjungan tersebut dipimpin Brigadir Jendral Polisi Drs. Atrial, S.H. selaku Kepala BNNP Sumatera Utara, dr. Dapot Parulian Gultom, Sp. KJ., M.Kes. selaku Direktur RSJ, Prof. Dr. Muhammad Ildrem selaku Kepala Biro Hukum Provinsi Sumatera Utara, Kadis Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dan beberapa dari OPD terkait Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra menyampaikan, pihaknya merasa terhormat mendapat kunjungan serta memaparkan tentang keadaan Kabupaten Gianyar baik dari segi geografis , demografis maupun berbagai potensi Kabupaten Gianyar sebagai salah satu daerah tujuan wisata dan sebagai kota seni. BNN Kabupaten Gianyar memaparkan berbagai program kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Gianyar yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam rangka mewujudkan masyarakat yang bebas narkoba. Sementara dari Kepala Desa Bukian menyampaikan tentang pembentukan perarem antinarkoba dan penerapan sanksi bagi anggota masyarakat adat yang melanggar. Hal ini merupakan sebuah upaya pencegahan yang efektif di lingkungan masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Di akhir kunjungan, rombongan merasa antusias setelah mendapat berbagai masukan dan pengetahuan baru dan akan berusaha mengadopsi serta menerapkan hal tersebut guna beesama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat terhadap narkoba.(bns)

 

sc: balipost

Tinggalkan komentar